CIAMIS, MA – SMP Negeri 2 Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis kembali menorehkan capaian positif pada akhir Tahun Pelajaran 2025/2026. Sebanyak 250 peserta didik kelas IX dinyatakan lulus 100 persen dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pengumuman kelulusan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi konvoi, coret-coret seragam, maupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang sejak awal telah mengimbau siswa dan orang tua untuk merayakan kelulusan secara sederhana dan penuh rasa syukur.
Kepala SMPN 2 Cihaurbeuti, H. Sartono, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, rasa syukur atas kelancaran proses kelulusan tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan penuh dari para orang tua.
"Saya menginformasikan bahwa kelulusan di SMPN 2 Cihaurbeuti telah berjalan dengan lancar. Anak-anak juga tidak melakukan hal-hal yang tidak kita harapkan. Sebanyak 250 peserta didik dinyatakan lulus seluruhnya dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ujar Sartono.Rabu ( 03/06/2026).
Ia menjelaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk memasuki tahapan yang lebih tinggi dengan tantangan yang lebih besar. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan tetap menjaga semangat belajar dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Berdasarkan data yang dihimpun pihak sekolah melalui guru Bimbingan dan Konseling (BK), sebagian besar lulusan telah menentukan pilihan pendidikan lanjutan. Sekitar 150 siswa diperkirakan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA), sementara sisanya memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), maupun lembaga pendidikan lain yang setara.
"Kurang lebih sekitar 150 siswa akan melanjutkan ke SMAN. Berdasarkan informasi dari BK, sekitar 100 persen lulusan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Ini merupakan hal yang sangat membanggakan karena menunjukkan bahwa anak-anak memiliki semangat untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik," katanya.
Menurut Sartono, angka keberlanjutan pendidikan yang tinggi menjadi salah satu indikator keberhasilan sekolah dalam menumbuhkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi masa depan peserta didik. Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan sesuai minat, bakat, dan kemampuan masing-masing.
Selain menyampaikan informasi kelulusan, pihak sekolah juga memberikan pesan khusus kepada para siswa. Sartono mengingatkan bahwa selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMPN 2 Cihaurbeuti, para siswa telah memperoleh banyak ilmu pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran karakter yang harus menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.
"Kemarin kami juga menginformasikan kepada orang tua dan anak-anak bahwa ilmu yang diperoleh selama belajar di sekolah harus bisa dan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ambil hal-hal positif yang didapatkan selama bersekolah dan buang hal-hal negatifnya. Jadikan semua pengalaman selama di sekolah sebagai pelajaran berharga untuk menjalani kehidupan ke depan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pihak sekolah juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada putra-putrinya dalam menempuh pendidikan lanjutan. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam menentukan keberhasilan anak di masa depan.
"Kami menitipkan pesan kepada orang tua agar bersama-sama mendorong anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Dukungan keluarga sangat penting agar mereka tetap semangat belajar, memiliki cita-cita yang tinggi, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan," jelasnya.
Di sisi lain, Sartono kembali mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan pasca pengumuman kelulusan. Ia berharap para siswa dapat mengekspresikan rasa syukur dengan cara yang positif dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Yang paling utama, mari kita jaga lingkungan dan ketertiban. Jangan sampai ada euforia yang berlebihan dalam merayakan kelulusan. Kelulusan adalah momentum untuk bersyukur dan mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi," tegasnya.
Dengan capaian kelulusan 100 persen dan tingginya minat lulusan untuk melanjutkan pendidikan, SMPN 2 Cihaurbeuti optimistis para alumninya akan mampu berprestasi di jenjang berikutnya. Sekolah berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang berakhlak baik, berpengetahuan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa di masa mendatang.
Yusrizal