SUMEDANG MA - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumedang kembali memicu musibah tanah longsor. Kali ini, separuh badan jalan di Dusun Cieurih RT 04/05, Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan—yang merupakan akses utama menuju SDN Malati—tergerus longsor pada Jumat (17/04/2026).
Kronologi dan Kondisi Terkini
Peristiwa longsor ini diperkirakan terjadi pada malam hari saat hujan lebat berlangsung. Namun, warga baru menyadari kerusakan tersebut pada pagi hari dan dikejutkan dengan kondisi jalan yang sudah amblas.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa badan jalan hampir sebagian besar tergerus ke jurang. Meski demikian, kendaraan roda dua (sepeda motor) dilaporkan masih bisa melintas, namun dengan pengawasan ketat dan tingkat kewaspadaan yang tinggi.
"Untuk sepeda motor memang masih bisa lewat, tapi harus ekstra hati-hati karena badan jalan yang tersisa sangat minim dan rawan longsor susulan," ungkap salah seorang guru SDN Malati saat memberikan keterangan di lokasi.
Keselamatan Siswa Jadi Kekhawatiran Utama
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam, terutama bagi keselamatan para siswa dan siswi yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk menuju sekolah. Warga dan pihak sekolah merasa was-was jika cuaca ekstrem kembali terjadi, jalan tersebut bisa putus total.
Harapan kepada Instansi Terkait
Masyarakat Dusun Cieurih dan pihak sekolah sangat berharap pemerintah daerah memberikan respon cepat. Poin-poin harapan warga meliputi:
1.Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang diminta segera meninjau lokasi guna memastikan keamanan akses bagi para murid.
2.BPBD dan Dinas PUPR Sumedang diharapkan segera melakukan langkah darurat atau perbaikan konstruksi agar longsor tidak semakin meluas.
Warga mengimbau kepada siapa pun yang melintas di jalur Dusun Cieurih menuju SDN Malati agar tetap berhati-hati, terutama jika hujan kembali turun.
( Edy ms)