"
Sumedang, MA Awal dari Audensi pihak Apdesi Kabupaten Sumedang terkait "Brantas Premanisme" yang mungkin secara spontanitas serta atensi beberapa pihak sehingga muncul Lapdu oleh salah satu Desa ke pihak Polres Sumedang.
Akibat dari hal tersebut 5 dari dari beberapa media dan dua LSM tersandung hukum dan berurusan dengan pihak berwajib, hal ini menimbulkan suasana yang kurang kondusip atas kejadian tersebut, tentunya ini menjadikan pertanyaan serta asumsi yang berbeda, baik dari kalangan insan pers yang tergabung dibawah naungan salah satu organisasi yang nota bene sebagai media katanya harus diakui dewan pers serta beberapa organisasi serta media yang katanya tidak masuk dalam naungan dewan pers , satu pemahaman yang picik tentunya.
Jum'at malam 25 juli 2015, sebagai bukti keseriusan pihak Kepolisian Polres Sumedang ,khususnya pihak Jatanras akhirnya salah satu pelaku yang menjadi pencarian pihak kepolisian akhirnya bisa tertangkap, sehingga proses selanjut nya tentu dapat di laksanakan sesuai dengan prosedur dan mekanisme pihak Kepolisian, "selanat" kepada pihak Kepolisian yang sudah bersusah payah dan berhasil menemukan target yang selama ini dicari
Menurut Nara sumber yang layak dipercaya Minggu 27 juli 2025, mengatakan kepada awak media ( minta identitasnya disembunyikan ) merasa bersyukur atas keuletan pihak Polres Sumedang, bisa menangkap yang bersangkutan, sehingga untuk proses selanjutnya mungkin bisa segera dilaksanakan sesuai prosedur pihak kepolisian, semoga saja kejadian hal ini adalah yang
pertana dan terahir, ungkapnya.
( Edy ms).