SUMEDANG MA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak solidaritas kemanusiaan. Bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang, BAZNAS Sumedang membuka donasi terbuka bagi masyarakat umum yang hasilnya akan disalurkan kepada para korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.
Kegiatan tersebut disambut positif oleh Kemenag Sumedang dan mendapat respons hangat dari masyarakat. Sejak pagi hingga kegiatan berakhir, antusiasme warga terlihat dari banyaknya donatur yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tertimpa musibah.
Ketua BAZNAS Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menegaskan, aksi penggalangan donasi ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam merespons cepat berbagai persoalan kemanusiaan, khususnya saat terjadi bencana alam.
“Kami tidak ingin kehilangan momentum untuk berbuat kebajikan. Kolaborasi dengan Kemenag Sumedang ini sangat berarti, karena pada dasarnya kita memiliki visi dan misi yang sama, yakni hadir untuk meringankan beban masyarakat yang sedang diuji oleh musibah,” ujar Ayi Subhan Hafas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Sumedang yang telah memberikan ruang dan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi kunci agar bantuan dapat terhimpun secara optimal dan disalurkan tepat sasaran.
“BAZNAS tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan Kemenag dan kepercayaan masyarakat menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak,” tambahnya.
Dukungan masyarakat pun mengalir dengan tulus. Salah seorang donatur, Dede (45), warga Sumedang, mengaku tergerak untuk berdonasi karena percaya pada kredibilitas BAZNAS Sumedang.
“Saya yakin dana yang kami titipkan melalui BAZNAS akan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Ini bentuk kepedulian kecil kami untuk saudara-saudara di Sumatera,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Siti Aminah (38), donatur lainnya, yang menilai kegiatan tersebut bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga sarana menumbuhkan kesadaran sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami diingatkan bahwa musibah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sudah sepatutnya kita saling membantu,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Sumedang kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah yang tidak hanya fokus pada program rutin, tetapi juga sigap dalam merespons kebutuhan darurat kemanusiaan. Kepemimpinan H. Ayi Subhan Hafas dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik serta mendorong partisipasi luas masyarakat dalam gerakan kebaikan bersama.
(Edy ms).