Sumedang MA , Seorang warga Kelurahan Situ, Apih (56) mengaku sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan yang di tanggung oleh pemerintah Sumedang Pasalnya setiap ia berobat dan harus di rawat inap ke Rumah Sakit tidak pernah mengeluarkan biaya sepeserpun.Saya ucapkan terima kasih buat Bupati Sumedang yang sangat peduli dengan kesehatan wargannya,,
Bukan hanya apih seorang warga lansia yang punya penyakit jantung Ma eboh warga Cimalaka juga sangat terbantu dengan program kesehatan pemda Sumedang..'Ema.teh gaduh panyawat jantung tos 2 kali pasang Ring sareng kontrol rutin tiap bulan alhamdulillah gratis teu kedah ngaluarkeun Artos pisan Ujar ma Eboh sambil terharu.
Bupati Sumedang berkomitmen memberikan layannan terbaik baik bagi warga ,hal ini tentu menjadi kewajiban pemda Sumedang untuk melindungi warga khususnya di bidang kesehatan Seperti di ketahui Pemda Sumedang sangat mendukung program BPJS Kesehatan gratis melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD bagi warga miskin, dengan menjamin kepesertaan tetap aktif.
Berdasarkan audiensi bersama BPJS Kesehatan pada akhir Desember 2025 (terkait JKN tahun 2026), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang mengalokasikan anggaran untuk menjamin kesehatan masyarakat melalui BPJS Kesehatan.
Berikut adalah poin-poin bantuan Pemda Sumedang 2026 untuk BPJS Kesehatan:
• PBI Daerah (Penerima Bantuan Iuran): Pemda Sumedang mengalokasikan anggaran bagi kurang lebih 150 ribu peserta PBI APBD (Penerima Bantuan Iuran) pada tahun 2026.
• Target UHC 98%: Anggaran ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta, yang ditargetkan mencapai 98% pada tahun 2025/2026.
• Komitmen JKN-KIS: Pemda Sumedang terus berkomitmen untuk memastikan warga miskin ter-cover dalam BPJS Kesehatan PBI.
• Tantangan Anggaran: Kebijakan ini diambil di tengah tantangan keuangan, di mana dana transfer ke daerah (TKD) Sumedang sempat dikabarkan berkurang, namun komitmen perlindungan kesehatan tetap diutamakan. .
( Edy ms).