KARAWANG MA— Sebuah hunian yang kondisinya sangat memprihatinkan kini menjadi kekhawatiran warga Desa Dewi Sari, Kecamatan Rengasdengklok. Rumah tempat tinggal Mak Arsih, warga berusia 69 tahun yang beralamat di Dusun Bengle RT 012/RW 004, Desa Dewi Sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, kini sudah tidak layak huni.
Sapri, mantan Kepala Dusun sekaligus mantan anggota BPD yang mewakili keluarga, menyampaikan kondisi rumah Mak Arsih yang sangat mengkhawatirkan. Dinding rumah yang terbuat dari bata telah miring dan condong ke samping. Supaya tidak roboh, bangunan itu kini harus ditahan dan diganjal dengan batang-batang kayu. Meski temboknya berdiri, namun struktur bangunan dinilai sudah sangat rapuh dan sewaktu-waktu bisa runtuh.
Melihat kondisi yang sangat berbahaya itu, Sapri dan keluarga besar berharap agar Bapak Bupati Karawang, H. Aep Syaepulloh, berkenan meninjau langsung kediaman Mak Arsih. Harapannya, agar segera mendapatkan perhatian dan diprioritaskan ke dalam program Rumah Layak Huni.
"Kami sangat khawatir jika tidak segera dibangun atau diperbaiki, rumah itu bisa roboh sewaktu-waktu. Yang kami takutkan adalah jatuhnya korban jiwa saat bangunan itu runtuh," ujar Sapri dengan penuh kekhawatiran.
Kini tinggal menunggu perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Warga berharap Bupati segera meninjau langsung ke lokasi, agar Mak Arsih dapat segera memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan terlindungi dari bahaya.
Aep Saepulloh