*
*Penajam Paser Utara, Metro Aktual Kaltim* – Mencegah kebakaran hutan dan lahan karhutla tak harus menunggu dewasa. Sejak usia TK, anak-anak sudah bisa diajak mencintai hutan. Itulah pesan yang disampaikan lewat kegiatan seru di KB Ibnu Sina Waru, PPU, Juni 2026.
Puluhan anak usia dini diajak berkenalan langsung dengan kendaraan dan peralatan pemadam karhutla milik KPHP Telake. Ini bagian dari puncak tema pembelajaran "Api". Tapi tujuannya jauh lebih besar: menanamkan kesadaran bahwa hutan adalah sahabat kehidupan.
*Belajar Sambil Bermain, Pesan Kebaikan Melekat*
Anak-anak antusias melihat mobil pemadam, selang, pompa, hingga alat pelindung petugas. Petugas KPHP Telake menjelaskan dengan bahasa sederhana: kenapa api berbahaya, apa fungsi hutan, dan bagaimana cara menjaga lingkungan.
Lebih dari sekadar lihat kendaraan, anak-anak diajak memahami 4 peran penting hutan:
1. *Penyedia udara bersih* untuk kita hirup
2. *Penjaga sumber air* agar tidak kekeringan
3. *Rumah bagi satwa liar* seperti bekantan dan orangutan
4. *Penyeimbang iklim* bumi biar tidak terlalu panas
"Kami ingin anak-anak tumbuh dengan nilai bahwa hutan itu sahabat. Saat dewasa nanti, mereka ingat pengalaman hari ini dan paham: menjaga hutan berarti menjaga masa depan mereka sendiri," kata Sudarti, pendamping kegiatan sekaligus POLHUT KPHP Telake.
*Lahir Generasi "Pahlawan Hutan Cilik"*
Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak didaulat jadi "Pahlawan Hutan Cilik". Misinya sederhana tapi berdampak: tidak main api sembarangan, jaga kebersihan, dan ajak keluarga + teman sayangi alam.
Kepala KB Ibnu Sina Waru, Hj. Puji Lestari http://S.Pd, menilai pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. "Anak tidak cuma belajar dari buku. Pengalaman langsung seperti ini membekas dan membentuk karakter peduli alam," ujarnya.
KPHP Telake menyambut baik kegiatan ini. Menurut mereka, budaya mencegah karhutla lahir dari kebiasaan kecil yang ditanam sejak kecil.
"Menjaga hutan dimulai dari langkah kecil hari ini. Dari tangan-tangan mungil inilah harapan besar untuk masa depan bumi tumbuh," ucap Kepala UPTD KPH Telake, Sahar Al Haqq, S.P., http://M.Si. Ia mengaku bangga melihat semangat anak-anak TK yang sudah peduli hutan.
Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Dari merekalah keputusan tentang bumi dan hutan akan ditentukan.
*ID: 11106/Red: MA/24*