Sumedang MA, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa Shalat Subuh berjamaah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan masyarakat dalam membangun desa, daerah, dan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Asy Syuhada, Dusun Cilembu, RT 01 RW 08, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Selasa (23/6/2026).
--
"Shalat Subuh menjadi awal kita memulai hari dengan niat yang baik. Mudah-mudahan langkah kita sepanjang hari juga menjadi baik," katanya.
Menurutnya, Shalat Subuh memiliki makna yang sangat dalam karena mencerminkan semangat bangkit dan kesiapan seseorang menghadapi kehidupan.
"Barang siapa yang mampu melaksanakan Shalat Subuh, berarti dia siap bangkit dalam kehidupannya. Orang yang siap bekerja keras adalah orang yang mampu bangun Subuh dan melawan rasa malas ketika adzan berkumandang," tuturnya.
Ia menambahkan, selain sebagai simbol kebangkitan, Shalat Subuh berjamaah juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan yang menjadi modal utama dalam pembangunan.
"Insya Allah apabila dalam satu desa masjidnya ramai oleh jamaah Subuh, maka desanya akan hidup, warganya rukun, damai, guyub dan pada akhirnya akan maju. Jika desa maju, kecamatan akan maju, kabupaten akan maju dan negara pun menjadi kuat," ucapnya.
Bupati berharap kegiatan Shalat Subuh berjamaah dapat menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat dan aparatur pemerintah.
"Mudah-mudahan dengan Shalat Subuh berjamaah, keberkahan turun kepada lingkungan desa dan kita semua. Para pegawai menjadi adil dalam pelayanan, kuat dalam kebersamaan, dan semakin maju kesejahteraannya," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan sarana keagamaan dari Pemerintah Daerah kepada DKM Masjid Asy Syuhada berupa uang infak dan karpet masjid.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Turut hadir mendampingi bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, para kepala SKPD, Camat Pamulihan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
( Edy ms).