BATUJAYA Karawang metro aktual Kamis 23 July 2026 — Yayasan Al-Ikhlas Batujaya menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang melibatkan seluruh siswa dari tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan SMK Al-Ikhlas.
Kegiatan edukatif ini menghadirkan narasumber langsung dari Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk narkotika bagi kesehatan fisik, mental, dan masa depan generasi bangsa.
Edukasi Komprehensif untuk Tiga Tingkatan Sekolah
Acara yang dipusatkan di aula utama kompleks Yayasan Al-Ikhlas ini diikuti dengan antusias oleh ratusan pelajar. Pihak yayasan sengaja menggabungkan siswa dari tingkat MTs, MA, dan SMK agar materi yang disampaikan dapat menjangkau seluruh fase usia remaja, masa di mana tingkat rasa ingin tahu dan kerentanan terhadap pengaruh lingkungan berada di titik tertinggi.
Dalam pemaparannya, petugas BNN menjelaskan berbagai jenis narkotika baru yang kerap mengincar kalangan remaja, modus operandi pengedar yang semakin masif, serta sanksi hukum berat bagi penyalahguna maupun pengedar.
"Remaja adalah aset utama bangsa. Sindikat narkoba tahu persis hal ini, sehingga mereka sering menyasar anak sekolah melalui berbagai modus, mulai dari bujuk rayu teman hingga permen atau makanan yang disisipi zat berbahaya. Karena itu, benteng pertahanan terkuat dimulai dari kesadaran diri sendiri," ujar narasumber dari BNN di hadapan para siswa.
Komitmen Bersih Narkoba di Lingkungan Pendidikan
Kepala Sekolah beserta jajaran dewan guru dari tingkat MTs, MA, dan SMK Al-Ikhlas menyambut baik kegiatan ini. Langkah jemput bola dengan menggandeng BNN dinilai sangat efektif untuk memberikan efek jera secara preventif serta membuka mata para siswa tentang bahaya nyata yang mengintai di balik coba-coba menggunakan narkoba.
Selain pemaparan materi, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar cara mengenali teman yang terindikasi menggunakan narkoba dan langkah penanganan yang tepat di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan ikrar bersama dan penandatanganan komitmen “Pelajar Al-Ikhlas Tolak dan Lawan Narkoba” oleh perwakilan siswa dari tingkat MTs, MA, dan SMK.
Melalui sosialisasi ini, Yayasan Al-Ikhlas Batujaya berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari narkoba (Bersinar).
Aef Saefuloh