Kang Cucu Mahrup Usung "AMBIT TAMPIL": Desa Tampil Menuju Tani Maju, Teknologi Hebat, dan Pemuda Berdaya

Agus Sulanto
0


SUMEDANG MA, Jumat 7 Agustus 2026— Pembangunan desa tidak cukup berhenti pada infrastruktur fisik semata. Sebuah desa membutuhkan arah yang jelas, penguatan ekonomi warga, sentuhan inovasi teknologi, serta fondasi agama dan budaya yang tetap terjaga.
Gagasan itulah yang diusung Kang Cucu Mahrup, calon kepala desa yang menawarkan konsep "AMBIT TAMPIL" sebagai visi dan misi pembangunan Desa Tampil. Konsep ini membawa semangat menjadikan Desa Tampil sebagai desa yang bergerak mengikuti zaman tanpa kehilangan akar sosial, budaya, dan nilai keagamaannya.
Visi: Tani Maju, Teknologi Hebat, Agamis, Pemuda Berdaya
Kang Cucu Mahrup merumuskan visi "Mewujudkan Desa Tampil, Tani Maju, Teknologi Hebat, Agamis, buat Pemuda Berdaya." Pertanian ditempatkan sebagai kekuatan utama, bukan sekadar aktivitas produksi, melainkan sektor ekonomi modern yang produktif dan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.
Teknologi menjadi instrumen untuk menjawab tantangan desa. Pemanfaatan teknologi tepat guna diharapkan membantu petani meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan nilai tambah hasil pertanian. Pemuda, dalam visi ini, tidak diposisikan sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai penggerak ekonomi, inovasi, dan kewirausahaan desa.
Enam Misi dalam Kata TAMPIL
Visi tersebut diterjemahkan Kang Cucu Mahrup ke dalam enam misi yang dirangkum dalam akronim TAMPIL:
Tingkatkan Pertanian Modern dan Organik. Pertanian didorong agar semakin adaptif terhadap teknologi, memiliki produktivitas lebih baik, dan menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi. Konsep organik menjadi bagian dari upaya membangun pertanian yang sehat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Agamis dalam Setiap Kebijakan Desa. Nilai agama ditempatkan sebagai landasan moral dalam setiap kebijakan dan pelayanan pemerintahan desa, demi membangun masyarakat yang berkarakter dan menjunjung kebersamaan.
Mandiri Ekonomi melalui BUMDes dan Olahan Tani/UMKM. Penguatan BUMDes, UMKM, dan produk olahan hasil pertanian menjadi jalan menciptakan nilai tambah di tingkat desa, sehingga hasil pertanian tidak lagi dijual sebagai bahan mentah semata.
Pemberdayaan Pemuda melalui Pelatihan dan Startup Tani. Melalui pelatihan dan ruang kewirausahaan, pemuda didorong menciptakan peluang ekonomi baru. Gagasan startup tani memadukan pertanian dengan kreativitas anak muda, teknologi digital, dan model bisnis baru.
Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Petani. Teknologi tidak harus mahal dan rumit, yang terpenting mampu menjawab kebutuhan petani dalam produksi, pengelolaan hasil, hingga pemasaran.
Lestarikan Lingkungan dan Budaya. Pertumbuhan ekonomi desa harus berjalan seiring dengan menjaga kelestarian alam dan mempertahankan nilai budaya sebagai identitas masyarakat.
Bukan Sekadar Slogan
Konsep AMBIY TAMPIL bertumpu pada enam kekuatan: pertanian, agama, kemandirian ekonomi, pemberdayaan pemuda, teknologi tepat guna, serta kelestarian lingkungan dan budaya. Gagasan ini menegaskan bahwa desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan ruang tumbuh bagi masyarakatnya.
Petani diperkuat, pemuda diberdayakan, UMKM dikembangkan, BUMDes didorong menjadi motor ekonomi, teknologi dimanfaatkan, dan budaya beserta lingkungan tetap dijaga. Melalui arah tersebut, Kang Cucu Mahrup menegaskan bahwa desa masa depan adalah desa yang mampu memanfaatkan potensi lokal untuk menghadapi perubahan zaman, dengan tani maju, teknologi hebat, ekonomi mandiri, pemuda berdaya, lingkungan lestari, dan kehidupan yang agamis sebagai fondasinya. (Edy ms).
Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)