**
*Waru, Metro Aktual Kaltim* – Menghadapi fenomena El Niño sangat kuat dan puncak musim kemarau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan Karhutla. BMKG mencatat intensitas El Niño saat ini berada pada level sangat kuat, membuat periode kering di Kaltim semakin panjang dan rawan kebakaran.
Data BMKG juga mencatat sudah ada 295 titik hotspot terpantau di Kaltim. Meski tidak semua merupakan titik api, angka ini menjadi indikasi tingginya potensi Karhutla di tengah kondisi vegetasi dan bahan organik yang sangat kering.
*Status Siaga Bukan Sekadar Administrasi*
Praktisi pengendalian Karhutla, Shahar Al Haqq, menegaskan status kesiagaan harus dipahami sebagai sistem eskalasi penanganan. Tujuannya untuk menyesuaikan tindakan dengan tingkat ancaman di lapangan.
“Siaga 3 atau Normal berarti kondisi relatif normal dan belum terdapat potensi Karhutla yang signifikan. Ketika mulai terdapat unsur-unsur yang berpotensi menimbulkan kebakaran, maka masuk Siaga 2 atau Waspada. Jika ancaman meningkat dan berpotensi menjadi bencana, dapat ditetapkan Siaga 1 atau Siaga Darurat. Sedangkan ketika kejadian sudah menimbulkan dampak bencana yang membutuhkan penanganan darurat, statusnya dapat ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat,” jelas Shahar, Sabtu 22 Agustus 2026.
Keempat tingkatan tersebut tertuang dalam Permen LHK Nomor P.9/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2018. Penetapannya mempertimbangkan suhu, hari tanpa hujan, curah hujan, jumlah hotspot, kejadian Karhutla, asap, kualitas udara, dan dampak ke masyarakat.
*Bergerak Lebih Awal Sebelum Api Jadi Bencana*
“Jadi, jangan menunggu sampai kebakaran menjadi besar untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Ketika indikator menunjukkan ancaman meningkat, maka respons juga harus meningkat. Prinsipnya adalah bergerak lebih awal sebelum api berkembang menjadi bencana,” tegas Shahar.
Dalam kondisi El Niño seperti sekarang, pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci. Setiap hotspot harus segera dianalisis dan diverifikasi ke lapangan jika diperlukan.
*Pemprov Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana Karhutla*
Saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menetapkan *Status Siaga Bencana Karhutla* melalui Status Siaga Bencana Hidrometeorologi. Sinergi lintas instansi diperkuat untuk memastikan setiap titik api dapat segera dikendalikan.
Fokus penguatan meliputi:
1. *Kesiapan personel dan peralatan* pemadaman
2. *Ketersediaan sumber air* di titik rawan
3. *Intensitas patroli dan pemantauan* hotspot
4. *Peran Masyarakat Peduli Api MPA* di tingkat tapak
“Status Siaga harus diterjemahkan menjadi kesiapan nyata di lapangan. Personel siap, peralatan siap, informasi cepat, koordinasi berjalan dan setiap kejadian segera ditangani. Karena dalam kondisi ekstrem, keterlambatan penanganan dapat membuat kebakaran kecil berkembang menjadi lebih luas dan sulit dikendalikan,” pungkas Shahar.
*ID: 11106/Red-MA/24*