Sumedang MA, Rasa syukur dan terima kasih yang mendalam disampaikan oleh tujuh warga Kabupaten Sumedang penerima bantuan kaki palsu dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap penyandang disabilitas, sekaligus menghadirkan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Salah satu penerima bantuan, Eman Sulaeman, warga Desa Nalegong, Kecamatan Sumedang Selatan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS. Ia harus kehilangan kaki setelah mengalami kecelakaan akibat menginjak paku payung, yang akhirnya berujung pada amputasi. Bantuan kaki palsu ini menjadi penopang semangat baru baginya untuk kembali beraktivitas.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh Yuhana, warga Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan. Ia mengalami kecelakaan saat menginjak rucuk bambu di balong pada tahun 2014, yang kemudian mengharuskannya menjalani amputasi pada tahun 2016. Selama bertahun-tahun, keterbatasan fisik menjadi tantangan besar dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberi harapan untuk menjalani hidup dengan lebih baik,” ujar salah satu penerima bantuan.
Melalui program bantuan kaki palsu ini, BAZNAS berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Para penerima pun mendoakan agar BAZNAS senantiasa diberikan keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan amanah membantu sesama.
( Edy ms)