Pelatihan Pengendalian Karhutla di Telake, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Kemarau 2026

Agus Sulanto
0

Kaltim, Metroaktualnews.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026, UPTD KPHP Telake di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) di desa-desa sekitar kawasan hutan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026, mencakup Desa Long Sayo, Desa Muara Payang, dan Desa Prayon. Pelatihan tersebut melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di tingkat lapangan.
Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat peran serta masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, yang menitikberatkan pada praktik lapangan serta peningkatan pemahaman teknis dan kelembagaan.
Peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari dasar-dasar kebakaran hutan dan lahan, teknik pencegahan, metode pemadaman awal, penggunaan peralatan pemadaman, hingga strategi patroli dan deteksi dini titik panas (hotspot). Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya kearifan lokal dalam pengelolaan lahan tanpa bakar yang ramah lingkungan.
Kepala UPTD KPHP Telake, Shahar Al Haqq, menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesiapan masyarakat menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap MPA di desa sekitar hutan memiliki kemampuan teknis yang memadai serta kesiapsiagaan tinggi dalam mencegah dan menangani kebakaran sejak dini. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian karhutla,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Desa Long Sayo, Sahman, yang menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi adanya pelatihan ini. Sudah lama kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di desa kami. Dengan adanya bimtek ini, masyarakat, khususnya MPA, menjadi lebih siap dan memahami langkah-langkah dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, serta beralih ke praktik pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Para peserta MPA pun menyambut antusias kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam menjaga wilayahnya dari ancaman karhutla. Diharapkan, pelatihan ini mampu mencetak kelompok masyarakat yang tangguh, responsif, dan siap menjadi garda terdepan dalam pengendalian karhutla di tingkat tapak.
Ke depan, UPTD KPHP Telake akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pencegahan karhutla berbasis masyarakat, guna menjaga kelestarian hutan serta melindungi kehidupan sosial dan ekonomi warga sekitar.
ID: 11106/red-MA/24
Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)